I miss you, love!



Hi, it's me again

It's been a long time ya, sudah lama sekali sepertinya aku tidak berbagi kisahku disini

How have you been?

I've re-read all my post, and i just realize that i only wrote all about the past

Sepertinya kalau aku tiba tiba ingin bercerita disini, itu berhubungan dengan kisah masa lalu yah?! hehe sorry..

Karena itu tidak sepenuhnya salah, aku tiba tiba ingin menulis setelah melihat masa lalu, menggunakan salah satu platform social media, yang menyimpan semua cerita

Aku melihat semua, dan mungkin beberapa yang pernah ku lewatkan sebelumnya

Yup, setelah melihat itu semua rasa rindu yang pernah hilang, bahkan sudah hilang, tiba tiba datang

i'm feeling loved at that time, and i missed that feeling

Melihat bagaimana cara dia menghandle mood ku yang berubah ubah, cara dia mengabulkan apa yang aku inginkan, dan bagaimana kerja kerasnya agar semua berjalan dengan mulus. By the way, i think his love language are act of service, jaman dulu belum ada namanya love language

Bohong kalau aku bilang aku benci dia, aku sudah lupa semua tentang dia. Nyata nya, sampa saat ini dia tidak pernah hilang dari hatiku atau pikiranku. Biarlah ini semua menjadi urusanku.

I just wanna say "hey, i miss you so much.."


Pardon Me

Apakah harus melihat kematian setiap hari untuk mengingatkan diri sendiri bahwa kehidupan itu sebenarnya tak abadi?
Apakah harus melihat kematian setiap hari untuk menyadari bahwa kau mungkin akan mati hari ini?
Apakah harus melihat kematian setiap hari untuk membuatmu berpikir bahwa yang kau lakukan selama ini belum tentu disukai?
Setiap kedatangan, pasti ada kepergian
Semuanya akan kembali pulang pada waktunya
***
Yang kutau, amalku belum tentu diterima dan dosaku sudah pasti dicatat
Pardon me
-TM-

Kenapa?


Apakah kau pernah merasa bahwa Tuhan tidak berlaku adil kepadamu?!
Sungguh naif rasanya jika berkata tidak
Sejujurnya, aku sedang merasakan nya saat ini
Mengapa Tuhan memperlakukanku seperti ini?
Dosa apa yang telah kuperbuat dimasa lalu sehingga aku mengalami dan merasakan hal seperti ini?
Kenapa aku?
Apa harus aku?
Apa hanya aku?
Kenapa?
Aku mencoba mengingat, agar bisa kuperbaiki
Tidak ada kata terlambat untuk merubah keadaan, setidaknya agar aku mengerti mengapa aku mengalami hal seperti ini
Ingin aku meluapkan semuanya agar merasa lega, tapi aku tak tahu pada siapa dan harus bagaimana
Ingin aku menghilangkan rasa sesak yang ada di dada, dan mengeluarkan semua air mata yang tertahan sejak lama
-TM-

Officially 25


Hari berganti hari
Tanpa terasa..
Mungkin ini yang disebut terlalu nyaman hidup di dunia
Semua orang pasti merasakan nya
Tidak terasa, ternyata sudah 25 tahun ku tinggal di dunia.. Selalu berkurang jatah hidupku di dunia setiap tahun nya
Tidak.. Bahkan setiap detiknya
Aku tidak meminta umur yang panjang
Aku hanya meminta selalu diberi kesempatan untuk bisa memperbaiki diri dengan disertai ridho-Nya
Terima kasih karena sudah diberi kepercayaan dan selalu diberi kesempatan sampai saat ini ya Allah ❤

Tidak Usah Berbicara Soal Hati


Tidak usah berbicara soal hati
Jika hatimu saja masih kau bohongi
Tidak usah berbicara soal hati
Jika bibirmu saja masih bisa menyakiti banyak hati

Tidak usah berbicara soal hati
Cukup dengan perbaiki diri
Mungkin hidupmu akan sedikit lebih berarti
Setidaknya dengan mengurangi janji janji yang berurusan dengan hati

Cukup dengan menepati janji
Kau bisa menyelamatkan banyak hati
Karena hati, bukan sekedar persoalan yang hanya bisa dibicarakan
Tapi juga dirasakan


-Tami-













I Love The Way You Look at Me



Senyum yang merekah seketika enyah
Suasana rindu sesaat menjadi sendu
Ada titik terang dibalik harap yang pernah hilang
Namun bayang bayang menenggelamkan kembali sang titik terang


Tak ada yang bisa disalahkan
Hanya saja kita yang tak sanggup mengalahkan gelapnya bayang bayang
Ingin ku segera bisa melupakan segala yang telah kita lakukan
Membayangkan wajahmu saja membuatku ingin menghilang

Aku menyukai bagaimana wajah bodohmu
Aku menyukai bagaimana wajah kesalmu
Aku menyukai bagaimana wajah tulusmu mendengarkan segala keluh kesahku
I Love The Way You Look at Me



-Tami-







Mana Yang Harus Kupilih?



Apakah kalian pernah mendengar pertanyaan
"Pilih mana? Pasangan atau Sahabat?"
Kukira semua orang akan memiliki jawaban yang sama sepertiku, tentu saja memilih sahabat
Karena tidak akan ada kata "mantan" untuk sahabat
Tetapi, aku menemukan jawaban yang membuatku berpikir kembali benarkah memilih sahabat itu jawaban yang tepat?
Salah seorang yang tidak aku kenal sama sekali, menjawab bahwa dia lebih memilih pasangan nya
Kenapa?
Alasan dia lebih memilih pasangan karena ketika sahabat sahabatmu memiliki pasangan, sudah pasti pasangan mereka menjadi prioritasnya daripada sahabatnya sendiri

...

Aku tetap pada pilihanku
Sahabat adalah segalanya!
Mereka yang selalu ada untuk mendengarkan keluh kesahku, selalu bersedia menolongku, atau bahkan hanya mendengarkan gurauan ku yang tidak terlalu lucu
Tapi kemudian aku dihadapkan dengan keadaan sahabat - sahabat yang memiliki pasangan
Dan pada akhirnya aku mengalami apa yang dikatakan orang yang tidak kukenal tadi
Bahwa sahabatmu akan pergi meninggalkanmu bersama pasangan nya
Berat
Tapi aku harus bisa menerimanya, itu pilihan mereka dan mereka akan bahagia hidup dengan pasangan mereka masing masing
Dengan melihat mereka bahagia, sudah pasti menjadi kebahagiaanku juga
Classic memang, tapi memang seperti itulah

...

Kemudian aku menemukan seseorang yang bisa berperan sebagai keduanya
Sebagai seorang sahabat dan sebagai "pasangan"
Dia adalah orang yang selalu mendengarkan ceritaku, orang yang bisa menerima segala kekuranganku, orang yang bisa bertahan dengan segala sikap burukku, orang yang selalu mendoakanku, orang yang selalu memberiku semangat, orang yang selalu bisa mengabulkan keinginanku sekalipun itu tidak masuk akal, dia orang yang sangat bisa diandalkan
Ketika sahabat sahabatku yang lain mulai menghilang dan sibuk dengan pasangan nya masing masing, hanya dia yang selalu ada

...

Setelah berada cukup lama aku berada didekatnya, maka akupun memutuskan untuk merubah jawabanku dan menyetujui jawaban orang yang tidak kukenal itu
Aku memilih pasanganku!
Karena seorang pasangan ternyata bisa juga menjadi seorang sahabat
Meskipun orang ini belum benar benar menjadi pasanganku
Tetapi dia selalu menjadi tempatku untuk mengadu, menceritakan segala keluh kesahku, tempatku untuk berbagi
Aku ingin orang ini yang selalu kulihat setiap pagi ketika aku membuka mata, dan orang yang selalu kulihat setiap malam sebelum aku menutup mata

...

Namun untuk saat ini sepertinya Tuhan berkata lain
Sepertinya Tuhan marah padaku
Karena terlalu berharap lebih pada makhluk-Nya dari pada berharap pada-Nya
Tapi juga Tuhan tetap sayang padaku, aku bisa merasakannya, aku tahu itu
Maafkan aku karena aku kurang bersyukur selama ini

...

Sahabatku yang kukira mereka sudah pergi dan asik dengan pasangan nya masing masing ternyata mereka hadir ketika keadaanku sedang terpuruk
Mereka ada untuk memberiku semangat dengan caranya masing masing
Ternyata bukan mereka yang pergi, tapi aku yang melupakan mereka
Maafkan aku, karena terlalu asik dengan duniaku
Aku ingin bisa menjadi seperti kalian
Orang - orang yang bisa menjadikan pasangan nya sebagai prioritas tanpa meninggalkan sahabatnya

...

Pertanyaan "Pilih Pasangan atau Sahabat?"
Mana yang harus kupilih?
Dan jawabanku sekarang, aku pilih keduanya!
Terkadang kita harus menjadi serakah
Jika itu memang baik untuk kita
Mungkin kalian pernah mendengar kalimat "Hidup Adalah Pilihan"
Tapi menurutku, kita tidak selalu harus memilih, ketika bisa mengambil semua pilihan nya
Hanya saja kita harus bisa membaginya dengan seimbang.. sama rata..


Terima kasih Tuhan, karena Kau telah menempatkanku disekeliling orang orang yang baik hati
Orang - orang yang menyayangiku dengan caranya masing masing





-Tami-